Rest Area

GLADAGSARI - Pemerintah Desa (Pemdes) Gladagsari, Kecamatan Ampel, Boyolali, segera membangun rest area untuk mendongkrak pendapatan desa.

Kepala Desa Gladagsari, Edi Suryanto, pembangunan rest area di Kebon Jeruk RT 002/RW 002, tepatnya di tepi jalan Solo-Semarang itu telah dimulai dan ditargetkan rampung pada Juli 2018. Pembuatan rest area telah lama direncanakan tapi baru bisa direalisasikan tahun ini.

Rest area ini akan menjadi ikon Ampel, karena sejauh ini di Ampel belum ada rest area. Bahkan, nantinya rest area ini akan menjadi rest area tipe A,” terang Edi.

Rest area Gladagsari bakal dilengkapi sejumlah fasilitas, seperti 30 rumah toko (ruko) di bagian depan dan 25 buah ruko di bagian belakang, taman parkir, taman bermain, toilet umum, dan masjid. Selain itu, rest area juga akan menyediakan fasilitas hiburan seperti karaoke dan life music.

Rest area yang dibangunb diatas tanah desa seluas  5x8 meter ini akan dibangun dua lantai. Pembangunan tempat peristirahatan ini menyedot dana hinggaRp 20 milyar. “Jika murni menggunakan anggaran desa jelas tidak memungkinkan. Kami berkerjasama dengan swasta, jadi ada investor. Nanti, dalam rentang waktu 10 tahun, rest area sepenuhnya akan menjadi hak desa baik hak milik maupun pengelolaannya,” terang Edi.

Edi berharap keberadaan rest area bisa membuat Gladagsari menjadi desa mandiri dan memiliki pemasukan pendapatan asli daerah (PAD) yang besar. Dengan demikian, mereka tidak perlu menunggu bantuan dana pemerintah untuk melancarkan program pembangunan. Selain itu, pembangunan rest area juga diyakini dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.

“Kami memiliki tanah kas desa yang tidak subur tapi berlokasi di pinggir jalan raya. Saya terus kepikiran untuk mengelola tanah tersebut. Ini baru kesampaian. Ya dengan adanya rest area diharapkan masyarakat juga semakin kreatif dan semakin terpacu untuk terus produktif,” kata dia.

Berita Terkini